Makan Kutang Demi Sesuap Nasi

Adalah hal yang unik apabila usia dan kelakuan tak sama, yang artinya semakin bertambah usia, semakin kekanak-kanakan pula kelakuannya. Salahkah hal seperti itu? Saya rasa tidak juga, karena terkadang kita membutuhkan tingkah laku seperti itu, setelah kita bersusah payah memeras keringat demi menafkahi keluarga ataupun diri sendiri, tapi jangan berlebihan melakukannya.

Lagi-lagi saya menemukan hal-hal yang semacam itu di sebuah jejaring sosial, yang bernama Facebook. Sebenarnya ada beberapa teman-teman facebook saya yang terobsesi menjadi anak kecil lagi, meskipun usianya sudah mendekati kepala 3. Dan saya ambil salah satu contoh dari seorang teman yang bernama bunga (bukan nama sebenarnya). Hampir setiap hari, setiap jam, setiap menit, dia tidak pernah berhenti update status, entah kenapa dia melakukannya. Ada begitu banyak hal yang pada dasarnya tidak terlalu penting, yang dia publikasikan keseluruh dunia (facebook). Pada pagi hari dia update status, “Yuk renang yuk, hiks..hiks..hiks.., tapi atut ujyan”, beberapa menit kemudian, “aku kesel deh sama pacarku, hiks..hiks.hiks.., diputusin apa enggak yah..”, beberapa menit kemudian, “Ada yang mau traktir aku bakso? hiks..hiks..hiks.., tapi atut endut..”, beberapa menit kemudian, “Sejujurnya, aku cayang sama kamu..hiks..hiks..hikss.., kita puttuuuss..”, beberapa menit kemudian, “hore..aku dibelikan boneka lutu..xixixixi..makasih banyak yah cayangkkuu…mmmuuaahh..”, dan seterusnya dari jam ke jam, dari hari ke hari, dari bulan ke bulan. Dan sejujurnya, setiap saya membaca status itu, rasanya ingin ketawa, meskipun terkadang merasa aneh, haha.

Sadar atau tidak sadar, dari update status itulah teman-teman se-facebook bisa menilai kepribadian kita, dan kapasitas intelektual kita. Jika kita terlalu over mengatakan semua yang kita rasakan, itu sama halnya membiarkan orang lain tahu seisi diri kita, tanpa ada filter sama sekali, dan bahkan bisa-bisa ada orang lain yang risih terhadap diri kita. Dan ada baiknya jika kita sedikit menahan update status, meskipun kita merasa senang, jengkel, marah, atau apapun, dan seandainya kita tidak bisa menahan, paling tidak jangan terlalu sering mengupdate status seperti itu. Usahakan update status yang berguna dan bermanfaat bagi diri kita dan orang lain.

Yah, usia tidak mungkin semakin berkurang, yang ada malah semakin bertambah, dan seiring dengan bertambahnya usia kita, ada baiknya kita lebih mendewasakan diri kita, meskipun terkadang kita membutuhkan jiwa kekanak-kanakan. Dan apabila seiring dengan bertambahnya usia, semakin menurun kedewasaan kita, itu ibarat makan kutang demi sesuap nasi. Tidak sinkron, kurang pantas, dan bahkan bisa-bisa orang lain menganggap kita Freak. Sekian dan terima kasih.